contoh 1 Diketahui segitiga PQR dengan P(0, 1, 4), Q(2, -3, 2), dan R (-1, 0, 2). Besar sudut PQR adalah ….
Mencari panjang RQ:
Mencari panjang RP:
Mencari besar sudut R:
Jadi, besar sudut R adalah 90o.
contoh 2
Perhatikan ilustrasi berikut.
Mencari nilai t:
Mencari nilai x:
Kalikan dengan akar sekawan:
Jadi, tinggi tiang bendera (t) adalah
Jawaban: B
contoh 3
Tentukan nilai dari :
sin (-30°)
cos (-135°)
tan (-330°)
Jawab :
sin (-30°) = -sin 30° sin (-30°) = -12
cos (-135°) = cos 135° (K.II cos negatif) cos (-135°) = cos (180° − 45°) cos (-120°) = -cos 45° cos (-120°) = -12√2
tan (-330°) = -tan 330° (K.IV tan negatif) tan (-330°) = -{tan (360° − 30°)} tan (-300°) = -{-tan 30°} tan (-300°) = tan 30° tan (-300°) = 13√3
contoh 4
Diketahui segitiga ABC dengan A(3, 1), B(5, 2), dan C(1, 5). Besar sudut BAC adalah ….
Mencari panjang AC:
Mencari panjang AB:
Mencari besar sudut A:
Jadi, besar sudut A adalah 90o.
Sudut berelasi
contoh 5
Jika sin 30° =½ maka cos 300°=
Jawab :
cos 300°
= cos (360° - 60°)
= cos 60°
= cos (90° - 30°)
= sin 30°
= 1/2
contoh 6
Tanpa menggunakan kalkulator, tentukan nilai dari sin100∘−cos190∘cos350∘−sin260∘
Jawab :
sin 100° = sin (90° + 10°) = cos 10°
cos 190° = cos (180° + 10°) = -cos 10°
cos 350° = cos (360° − 10°) = cos 10°
sin 260° = sin (270° − 10°) = -cos 10°
Sehingga : sin100∘−cos190∘cos350∘−sin260∘=cos10∘−(−cos10∘)cos10∘−(−cos10∘)=2cos10∘2cos10∘=1
contoh 7 Nyatakan setiap perbandingan trigonometri berikut dalam sudut 37° !
tan 143°
sin 233°
cos 323°
Jawab :
Sudut 143° terletak pada kuadran II, sehingga tan 143° bernilai negatif.
tan 143° = tan (180° − 37°) tan 143° = -tan 37°
Sudut 233° terletak pada kuadran III, sehingga sinus bernilai negatif.
sin 233° = sin (270° − 37°) tan 233° = -cos 37°
Perhatikan bahwa sin berubah menjadi cos karena relasi yang digunakan (270° − α)
Sudut 323° terletak pada kuadran IV, sehingga cosinus bernilai positif.
cos 323° = cos (360° − 37°) cos 323° = cos 37°
contoh 8
Untuk perbandingan trigonometri berikut, nyatakanlah dalam perbandingan trigonometri sudut komplemennya sin 30° tan 40° cos 53°
Jawab : sin 30° = sin (90° − 70°) = cos 70°
tan 40° = tan (90° − 50°) = cot 50°
cos 53° = cos (90° − 37°) = sin 37°
Apabila
diperhatikan pada sin yang berubah menjadi cos, kemudian tan berubah
jadi cot sedangkan cos berubah menjadi sin karena relasi yang dipaka
adalah (90° − α) dan ketiga perbandingan trigonometri bernilai positif,
karena sudut 30°, 40° dan 53° berada di kuadran I.
Aturan sinus cosinus dan luas segitiga
contoh 9
contoh 10
contoh 11
Diketahui segitiga abc dengan ab= 6 cm,ac= 8 cm sudut a= 150 derajat. Luas segitiga abc
jawab :
L = ½.ab.ac.Sin a
L = ½.6.8.Sin 150°
L = 12 cm²
contoh 12
Dalam sebuah segitiga ABC diketahui besar sudut B dan C berturut-turut
yaitu 30o dan 37o. Jika panjang sisi di antara dua sudut tersebut yaitu 8
cm, maka tentukanlah luas segitiga tersebut.
Pembahasan :
Dik : B = 30o, C = 37o, a = 8 cm
Dit : L = .... ?
Langkah pertama kita tentukan besar sudut A :
⇒ A + B + C = 180o
⇒ A = 180o - (B + C)
⇒ A = 180o - (30o + 37o)
⇒ A = 180o - 67o
⇒ A = 113o
Berdasarkan rumus di atas :
⇒ L =a2 sin B sin C
2 sin A
⇒ L =82 sin 30o sin 37o
2 sin 113o
⇒ L =64 (0,5) (0,6)
2 (0,92)
⇒ L =19,2
1,84
⇒ L = 10,42 cm
Jadi, luas segitiga tersebut yaitu 10,42 cm.
contoh 13
Perhatikan △ABC disamping ! Berapakah panjang sisi AC?
AB = c dan AC = b
besar <C = 180° - (75°+ 60°) = 45°
b = c
Sin B Sin C
b = 20
Sin 60° Sin 45°
b = 20 x Sin 60° = 20 x ½√3
Sin 45° ½√2
b = 20√3 x √2 = 10√6cm
√2 √2
Persamaan trigonometri
contoh 14
Maka:
Menentukan himpunan penyelesaian umumnya yaitu:
k = 0 = 60 atau = 0
k = 1 = 180 atau = 120
k = 2 = 300 atau = 240
k = 3 = 360
Jadi, himpunan penyelesaian umumnya adalah:
(0, 60, 120, 180, 240, 300, 360)
contoh 15
Untuk 0° ≤ x ≤ 360° tentukan himpunan penyelesaian dari sin x = ½ …..
contoh 16
Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan:
Pembahasaan:
Sehingga,
(kedua ruas dibagi 5)
Atau,
Himpunannya,
atau
Himpunan penyelesaiannya adalah
Contoh 17
Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan:
Pembahasan
Dibuat kedalam bentuk
Dengan
Menjadikan
Sehingga
atau
Himpunannya,
Himpunan penyelesaiannya adalah:
Grafik trigonometri
contoh 18
Perhatikan grafik di bawah!
Persamaan fungsi trigonometri yang sesuai pada grafik di atas adalah ….
Pembahasan:
Grafik fungsi trigonometri merupakan bentuk grafik fungsi sinus.
Persamaan umum grafik fungsi trigonometri untuk fungsi sinus adalah:
Menghitung banyaknya gelombang dalam 1 periode (k):
Berdasarkan informasi grafik fungsi trigonometri yang diberikan pada soal, diketahui bahwa pada rentang sampai dengan memuat setengah periode.
Jadi banyaknya gelombang dalam satu periode adalah 1 (k = 1).
Mencari nilai Amplitudo (A): nilai tertinggi yang dapat dicapai
grafik fungsi trigonometri adalah 2 atau – 2 , sehingga nilai
amplitudonya sama dengan 2 (A = 2).
Grafik fungsi trigonometri yang diberikan pada soal bergeser sejauh ke arah kiri, sehingga persamaan akan mendapat tambahan + .
Jadi, persamaan grafik fungsi trigonometri yang sesuai dengan soal adalah:
Jawaban: A
Perhatikan gambar di bawah!
contoh 19
Persamaan grafik fungsi pada gambar di atas adalah ….
A. y = – 2 Sin(3x + 45)o
B. y = – 2 Sin(3x – 45 )o
C. y = – 2 Sin(3x – 45 )o
D. y = 2 Sin(3x + 15)o
E. y = 2 Sin(3x – 45 )o Pembahasan:
Berdasarkan grafik fungsi trigonometri pada soal dapat diperoleh informasi:
Nilai Amplitudo: A = 2
Periode dari 15o sampai 135o adalah 1, sehingga:
Grafik fungi trigonometri pada soal merupakan grafik dasar fungsi sinus y = Sin x yang digeser ke kana sejauh 15o.
Persamaan umum fungsi sinus adalah:
Jadi, persamaan grafik fungsi trigonometri yang sesuai dengan gambar pada soal adalah:
Jawban: E
contoh 20
Perhatikan grafik fungsi trigonometri di bawah!
Nilai amplitudo dari grafik fungsi trigonometri di atas adalah ….
Pembahasan:
Nilai amplitudo adalah simpangan terjauh dari titik kesetimbangan
dalam gelombang periodik. Berdasarkan gambar grafik fungsi trigonometri
yang sesuai grafik pada di atas adalah .
Jawaban: E
AQILLAH ANGELINA W . Bayangan garis y = 2x + 2 yang dicerminkan terhadap garis y= x adalah. . . Jawaban : C Pembahasan : 2. Persamaan bayangan kurva y = x² – 2x – 3 oleh rotasi [0, 180°], kemudian dilanjutkan oleh pencerminan terhadap garis y = -x adalah …. A. y = x² – 2x – 3 B. y = x² – 2x + 3 C. y = x² + 2x + 3 D. x = y² – 2y – 3 E. x = y² + 2y + 3 Jawaban : D Pembahasan : Rotasi sudut-sudut yang lain dapat dihitung sendiri menggunakan kaidah trigonometri. pencerminan terhadap garis y = -x 3. Persamaan bayangan dari lingkaran x² +y² +4x – 6y – 3 = 0 oleh transformasi yang berkaitan dengan matriks adalah…. A. x² + y² – 6x – 4y- 3 = 0 B. X² + y² – 6x + 4y- 3 = 0 C. x² + y² + 6x – 4y- 3 = 0 D. x² + y² – 4x + 6y- 3 = 0 E. x² + y² + 4x – 6y+ 3 = 0 Jawaban : A Pembahasan : 4. T 1 dan T 2 adalah transformasi yang masing-masing bersesuaian dengan Ditentukan T = T 1 o T 2 , maka transformasi T b...
PERTUMBUHAN, BUNGA TUNGGAL, BUNGA MAJEMUK, BUNGA ANUITAS, PELURUH DAN BEBERAPA CONTOH SOAL Pertumbuhan Pertumbuhan merupakan kenaikan atau pertambahan nilai suatu besaran terhadap besaran sebelumnya yang mengikuti pola aritmatika (linier) atau geometri (eksponensial). Contoh pertumbuhan yaitu perkembangbiakan amoeba dan pertumbuhan penduduk. Rumus pertumbuhan linear: Rumus pertumbuhan eksponensial: Dimana: nilai besaran setelah periode nilai besaran di awal periode tingkat pertumbuhan banyaknya periode pertumbuhan Bunga Bunga (suku bunga) atau bank interest adalah pertambahan jumlah modal yang diberikan oleh bank untuk para nasabahnya dengan dihitung dari presentase modal uang nasabah dan lamanya menabung. Bunga juga bisa diberikan oleh pemberi pinjaman kepada pinjaman. Bunga ada dua jenis yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk. Berikut ini perbedaannya : Bunga Tunggal Bunga tunggal adalah bunga yang...
Komentar
Posting Komentar