soal Transportasi Translasi, Refleksi, Rotasi, Dilatasi dengan perhitungan matriks untuk mencari bayangannya: Titik, garis, bidan datar dan ruangan
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
soal Transportasi Translasi, Refleksi, Rotasi, Dilatasi dengan
perhitungan matriks untuk mencari bayangannya: Titik, garis, bidan datar
dan ruangan
Contoh 1
Hasil translasi titik P1(3, –2) oleh T1 dilanjutkan dengan T2,
menghasilkan titik P2 (8, 7). Komponen translasi dari T1 yang sesuai adalah ….
Pembahasan:
Misalkan:
Maka,
Perhatikan proses translasi berikut.
Mencari nilai a:
3 + a + 2 = 8 a + 5 = 8 a = 8 – 5 = 3
Mencari nilai b:
-2 + b + 1 = 7 b – 1 = 7 b = 7 + 1 = 8
Jadi, nilai translasi dari T1 adalah
Jawaban: B
Contoh Soal2
Persamaan peta garis 3x – 4y = 12, karena refleksi terhadap garis y –
x = 0, dilanjutkan oleh transformasi yang bersesuaian dengan matriks adalah… (UAN ’03)
Pembahasan 1:
Diketahui matriksnya:
Rotasi =
Transformasi =
Persamaan garis direfleksi kemudian ditransformasi adalah:
Kemudian disubstitusikan:
Hasilnya:
Contoh Soal 3
Pencerminan terhadap sumbu x adalah A, pencerminan terhadap sumbu y adalah B dan rotasi 180o terhadap puasat O adalah H. Tentukan matriks B(A(HA)). (UMPTN ’90)
Pembahasan 2:
Diketahui:
Pencerminan terhadap sumbu
Pencerminan terhadap sumbu
Rotasi 180o,
Maka:
Contoh Soal 4
Oleh matriks , titik dan titik Q masing-masing ditransformasikan ke titik dan . Tentukan koordinat titik Q. (SPMB’04)
Pembahasan 3:
Mencari nilai a dari transformasi P:
Sehingga matriksnya:
Mencari titik Q:
Sehingga:
Soal 1
Tentukan bayangan segitiga ABC dengan koordinat titik-titik A(2,3), B
(8,3) dan C (8,-2) jika ditranslasikan oleh vektor translasi: T(2,-3).
Perhatikan hasil bayangan segitiga yang kalian peroleh:
a) Bagaimana bentuk segitiga bayangan tersebut jika dibandingkan dengan
segitiga ABC?
b) Apakah luas kedua segitiga tersebut sama? Jelaskan dengan perhitungan
matematika!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (8,3), Titik C (8,-2)
Kemudian semua titik ditranslasikan T(2,-3)
Titik A (2+2), (3-3), A'(4,0)
Titik B (8=2), (3-3), B'(10,0)
Titik C (8+20, (-2,-3), C'(10,-5)
a) Bentuk dan ukuran bayangan segitiga sama persis dengan titik segitiga
semula.
b) Luas kedua segitiga tersebut sama besar karena panjang sisi-sisinya
juga sama besar.
Perhitungan Matematikanya Luas segitiga = Luas bayangan yaitu L =
1/2.a.t
Soal 2
Budi menggambar bangun jajargenjang dengan koordinat titik-titik A(2,3),
B(1,1), C(5,1), D(6,3). Kemudian ia refleksikan bangun tersebut
terhadap sumbu-Y dan dilanjutkan terhadap sumbu-X.
a) Apakah bayangan jajargenjang hasil refleksi akan membentuk bangun
yang berbeda? Jelaskan jawabanmu!
b) Apakah ukuran bayangan jajargenjang hasil refleksi lebih besar
dibandingkan dengan bangun jajargenjang mula-mula? Jelaskan jawabanmu!
c) Budi menyatakan bahwa ketika dilakukan refleksi terhadap suatu
bangun, maka pada bayangannya, semua posisi titik sudut bangun tersebut
akan berubah. Apakah kalian setuju dengan pernyataan Budi tersebut?
Jelaskan jawabanmu!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu x
A (2,3) jadi A' (-2,-3)
B (-1,1) jadi B' (-1,-1)
C (-5,1) jadi C' (-5,-1)
D (-6,3) jadi D'(-6,-3)
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu Y
A (2,3) jadi A' (-2,3)
B (1,1) jadi B' (-1,1)
C (5,1) jadi C' (-5,1)
D (6,3) jadi D'(-6,3)
a) Bentuk bayangan jajargenjang sama seperti bangun aslinya karena
refleksi cuma mengubah posisi titik-titik bangun, bukan mengubah bentuk
bangun.
b) Ukuran bayangan jajargenjang tetap sama dengan bangun jajargenjang
semula karena refleksi tidak mengubah bentuk ukuran bangun.
c) Benar apa yang dikayakan Budi karena refleksi adalah mencerminkan
setiap titik bangun geometro terhadap sebuah garis tertentu dan otomatis
titik-titik bangun tersebut akan berubah posisi.
Contoh 5 – Soal dan Pembahasan Transformasi Geometri Refleksi
Persamaan
garis 3x – y – 11 = 0 karena refleksi terhadap garis y = x, dilanjutkan
oleh transformasi yang bersesuaian dengan matriks A,
adalah …. A. –2x – 7y –11 = 0 B. 2x + 7y – 11 = 0 C. –2x – 7y + 11 = 0 D. 2y – 7x + 11 = 0 E. 2x – 7y + 11 = 0
Pembahasan:
Pertama, cari hasil bayangan dari pencerminan terhadap garis y = x.
Matriks pencerminan terhadap garis y = x adalah:
Berdasarkan
rumus di atas, dapat diperoleh kesimpulan bahwa x’ = y dan y’ = x.
Substitusikan nilai tersebut pada persamaan 3x – y – 11 = 0 sehingga
diperoleh persamaan berikut.
Kedua, langkah selanjutnya adalah transformasi yang bersesuaian dengan matriks A,
Perhatikan langkah – langkahnya seperti berikut,
Sehingga, diperoleh dua persamaan berikut.
–3x’ + 2y’ = x’’ – x’ + y’ = y’’
Berikutnya, akan dicari persamaan yang senilai dengan x’ dan y’:
Mencari nilai x’:
Mencari nilai y’:
Subtitusi hasil x’ dan y’ di atas pada persamaan – x’ + 3y’– 11 = 0:
Jadi, hasil akhir transformasi dari persamaan 3x – y – 11 = 0 adalah 2x – 7y + 11 = 0.
Jawaban: E
Contoh 6 – Soal dan Pembahasan Transformasi Geometri Rotasi
Hasil pencerminan garis x – 2y – 2 = 0 terhadap sumbu y dan kemudian diputar dengan R[ O(0,0), 90o ] adalah …. A. 2x – y – 4 = 0 B. x – 2y – 4 = 0 C. x – 2y – 2 = 0 D. 2x – y + 2 = 0 E. 2x – y – 4 = 0 \]
Pembahasan:
Hasil transformasi pencerminan terhadap sumbu y adalah:
Sehingga diperoleh x’ = – x dan y’ = y, selanjutnya substitusikan kedua nilai yang diperoleh pada persamaan x – 2y – 2 = 0.
x – 2y – 2 = 0 – x’ – 2y’ – 2 = 0
Transformasi selanjutnya adalah rotasi sebesar 90o yang berpusat di O(0, 0):
Substitusi nilai x’ = y’’ dan y’ = – x’’ pada persamaan –x’ – 2y’ – 2 = 0, akan diperoleh
Jadi, hasil pencerminan garis x – 2y – 2 = 0 terhadap sumbu y dan kemudian diputar dengan R[ O(0,0), 90o ] adalah 2x – y + 2 = 0.
Jawaban: D
Contoh 7 – Soal dan Pembahasan Transformasi Geometri Dilatasi
Dilatasi
yang berpusat di titik (3, 1) dengan faktor skala 3, memetakan titik
(5, b) ke titik (a, 10). Maka nilai a – b adalah …. A. 15 B. 11 C. 5 D. 4 E. 2
Pembahasan:
Dilatasi dengan pusat (3, 1) dengan faktor skala 3 akan menghasilkan matriks transformasi berikut.
Sehingga dapat diperoleh nilai a dan b:
a = 9
3b – 2 = 10 3b = 12 b = 12 : 3 = 4
Jadi, nilai a – b = 9 – 4 = 5
Jawaban: C
Soal 1
Tentukan bayangan segitiga ABC dengan koordinat titik-titik A(2,3), B
(8,3) dan C (8,-2) jika ditranslasikan oleh vektor translasi: T(2,-3).
Perhatikan hasil bayangan segitiga yang kalian peroleh:
a) Bagaimana bentuk segitiga bayangan tersebut jika dibandingkan dengan
segitiga ABC?
b) Apakah luas kedua segitiga tersebut sama? Jelaskan dengan perhitungan
matematika!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (8,3), Titik C (8,-2)
Kemudian semua titik ditranslasikan T(2,-3)
Titik A (2+2), (3-3), A'(4,0)
Titik B (8=2), (3-3), B'(10,0)
Titik C (8+20, (-2,-3), C'(10,-5)
a) Bentuk dan ukuran bayangan segitiga sama persis dengan titik segitiga
semula.
b) Luas kedua segitiga tersebut sama besar karena panjang sisi-sisinya
juga sama besar.
Perhitungan Matematikanya Luas segitiga = Luas bayangan yaitu L =
1/2.a.t
Soal 2
Budi menggambar bangun jajargenjang dengan koordinat titik-titik A(2,3),
B(1,1), C(5,1), D(6,3). Kemudian ia refleksikan bangun tersebut
terhadap sumbu-Y dan dilanjutkan terhadap sumbu-X.
a) Apakah bayangan jajargenjang hasil refleksi akan membentuk bangun
yang berbeda? Jelaskan jawabanmu!
b) Apakah ukuran bayangan jajargenjang hasil refleksi lebih besar
dibandingkan dengan bangun jajargenjang mula-mula? Jelaskan jawabanmu!
c) Budi menyatakan bahwa ketika dilakukan refleksi terhadap suatu
bangun, maka pada bayangannya, semua posisi titik sudut bangun tersebut
akan berubah. Apakah kalian setuju dengan pernyataan Budi tersebut?
Jelaskan jawabanmu!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu x
A (2,3) jadi A' (-2,-3)
B (-1,1) jadi B' (-1,-1)
C (-5,1) jadi C' (-5,-1)
D (-6,3) jadi D'(-6,-3)
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu Y
A (2,3) jadi A' (-2,3)
B (1,1) jadi B' (-1,1)
C (5,1) jadi C' (-5,1)
D (6,3) jadi D'(-6,3)
a) Bentuk bayangan jajargenjang sama seperti bangun aslinya karena
refleksi cuma mengubah posisi titik-titik bangun, bukan mengubah bentuk
bangun.
b) Ukuran bayangan jajargenjang tetap sama dengan bangun jajargenjang
semula karena refleksi tidak mengubah bentuk ukuran bangun.
c) Benar apa yang dikayakan Budi karena refleksi adalah mencerminkan
setiap titik bangun geometro terhadap sebuah garis tertentu dan otomatis
titik-titik bangun tersebut akan berubah posisi.
Soal 1
Tentukan bayangan segitiga ABC dengan koordinat titik-titik A(2,3), B
(8,3) dan C (8,-2) jika ditranslasikan oleh vektor translasi: T(2,-3).
Perhatikan hasil bayangan segitiga yang kalian peroleh:
a) Bagaimana bentuk segitiga bayangan tersebut jika dibandingkan dengan
segitiga ABC?
b) Apakah luas kedua segitiga tersebut sama? Jelaskan dengan perhitungan
matematika!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (8,3), Titik C (8,-2)
Kemudian semua titik ditranslasikan T(2,-3)
Titik A (2+2), (3-3), A'(4,0)
Titik B (8=2), (3-3), B'(10,0)
Titik C (8+20, (-2,-3), C'(10,-5)
a) Bentuk dan ukuran bayangan segitiga sama persis dengan titik segitiga
semula.
b) Luas kedua segitiga tersebut sama besar karena panjang sisi-sisinya
juga sama besar.
Perhitungan Matematikanya Luas segitiga = Luas bayangan yaitu L =
1/2.a.t
Soal 2
Budi menggambar bangun jajargenjang dengan koordinat titik-titik A(2,3),
B(1,1), C(5,1), D(6,3). Kemudian ia refleksikan bangun tersebut
terhadap sumbu-Y dan dilanjutkan terhadap sumbu-X.
a) Apakah bayangan jajargenjang hasil refleksi akan membentuk bangun
yang berbeda? Jelaskan jawabanmu!
b) Apakah ukuran bayangan jajargenjang hasil refleksi lebih besar
dibandingkan dengan bangun jajargenjang mula-mula? Jelaskan jawabanmu!
c) Budi menyatakan bahwa ketika dilakukan refleksi terhadap suatu
bangun, maka pada bayangannya, semua posisi titik sudut bangun tersebut
akan berubah. Apakah kalian setuju dengan pernyataan Budi tersebut?
Jelaskan jawabanmu!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu x
A (2,3) jadi A' (-2,-3)
B (-1,1) jadi B' (-1,-1)
C (-5,1) jadi C' (-5,-1)
D (-6,3) jadi D'(-6,-3)
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu Y
A (2,3) jadi A' (-2,3)
B (1,1) jadi B' (-1,1)
C (5,1) jadi C' (-5,1)
D (6,3) jadi D'(-6,3)
a) Bentuk bayangan jajargenjang sama seperti bangun aslinya karena
refleksi cuma mengubah posisi titik-titik bangun, bukan mengubah bentuk
bangun.
b) Ukuran bayangan jajargenjang tetap sama dengan bangun jajargenjang
semula karena refleksi tidak mengubah bentuk ukuran bangun.
c) Benar apa yang dikayakan Budi karena refleksi adalah mencerminkan
setiap titik bangun geometro terhadap sebuah garis tertentu dan otomatis
titik-titik bangun tersebut akan berubah posisi.
Soal 1
Tentukan bayangan segitiga ABC dengan koordinat titik-titik A(2,3), B
(8,3) dan C (8,-2) jika ditranslasikan oleh vektor translasi: T(2,-3).
Perhatikan hasil bayangan segitiga yang kalian peroleh:
a) Bagaimana bentuk segitiga bayangan tersebut jika dibandingkan dengan
segitiga ABC?
b) Apakah luas kedua segitiga tersebut sama? Jelaskan dengan perhitungan
matematika!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (8,3), Titik C (8,-2)
Kemudian semua titik ditranslasikan T(2,-3)
Titik A (2+2), (3-3), A'(4,0)
Titik B (8=2), (3-3), B'(10,0)
Titik C (8+20, (-2,-3), C'(10,-5)
a) Bentuk dan ukuran bayangan segitiga sama persis dengan titik segitiga
semula.
b) Luas kedua segitiga tersebut sama besar karena panjang sisi-sisinya
juga sama besar.
Perhitungan Matematikanya Luas segitiga = Luas bayangan yaitu L =
1/2.a.t
Soal 2
Budi menggambar bangun jajargenjang dengan koordinat titik-titik A(2,3),
B(1,1), C(5,1), D(6,3). Kemudian ia refleksikan bangun tersebut
terhadap sumbu-Y dan dilanjutkan terhadap sumbu-X.
a) Apakah bayangan jajargenjang hasil refleksi akan membentuk bangun
yang berbeda? Jelaskan jawabanmu!
b) Apakah ukuran bayangan jajargenjang hasil refleksi lebih besar
dibandingkan dengan bangun jajargenjang mula-mula? Jelaskan jawabanmu!
c) Budi menyatakan bahwa ketika dilakukan refleksi terhadap suatu
bangun, maka pada bayangannya, semua posisi titik sudut bangun tersebut
akan berubah. Apakah kalian setuju dengan pernyataan Budi tersebut?
Jelaskan jawabanmu!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu x
A (2,3) jadi A' (-2,-3)
B (-1,1) jadi B' (-1,-1)
C (-5,1) jadi C' (-5,-1)
D (-6,3) jadi D'(-6,-3)
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu Y
A (2,3) jadi A' (-2,3)
B (1,1) jadi B' (-1,1)
C (5,1) jadi C' (-5,1)
D (6,3) jadi D'(-6,3)
a) Bentuk bayangan jajargenjang sama seperti bangun aslinya karena
refleksi cuma mengubah posisi titik-titik bangun, bukan mengubah bentuk
bangun.
b) Ukuran bayangan jajargenjang tetap sama dengan bangun jajargenjang
semula karena refleksi tidak mengubah bentuk ukuran bangun.
c) Benar apa yang dikayakan Budi karena refleksi adalah mencerminkan
setiap titik bangun geometro terhadap sebuah garis tertentu dan otomatis
titik-titik bangun tersebut akan berubah posisi.
Soal 1
Tentukan bayangan segitiga ABC dengan koordinat titik-titik A(2,3), B
(8,3) dan C (8,-2) jika ditranslasikan oleh vektor translasi: T(2,-3).
Perhatikan hasil bayangan segitiga yang kalian peroleh:
a) Bagaimana bentuk segitiga bayangan tersebut jika dibandingkan dengan
segitiga ABC?
b) Apakah luas kedua segitiga tersebut sama? Jelaskan dengan perhitungan
matematika!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (8,3), Titik C (8,-2)
Kemudian semua titik ditranslasikan T(2,-3)
Titik A (2+2), (3-3), A'(4,0)
Titik B (8=2), (3-3), B'(10,0)
Titik C (8+20, (-2,-3), C'(10,-5)
a) Bentuk dan ukuran bayangan segitiga sama persis dengan titik segitiga
semula.
b) Luas kedua segitiga tersebut sama besar karena panjang sisi-sisinya
juga sama besar.
Perhitungan Matematikanya Luas segitiga = Luas bayangan yaitu L =
1/2.a.t
Soal 2
Budi menggambar bangun jajargenjang dengan koordinat titik-titik A(2,3),
B(1,1), C(5,1), D(6,3). Kemudian ia refleksikan bangun tersebut
terhadap sumbu-Y dan dilanjutkan terhadap sumbu-X.
a) Apakah bayangan jajargenjang hasil refleksi akan membentuk bangun
yang berbeda? Jelaskan jawabanmu!
b) Apakah ukuran bayangan jajargenjang hasil refleksi lebih besar
dibandingkan dengan bangun jajargenjang mula-mula? Jelaskan jawabanmu!
c) Budi menyatakan bahwa ketika dilakukan refleksi terhadap suatu
bangun, maka pada bayangannya, semua posisi titik sudut bangun tersebut
akan berubah. Apakah kalian setuju dengan pernyataan Budi tersebut?
Jelaskan jawabanmu!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu x
A (2,3) jadi A' (-2,-3)
B (-1,1) jadi B' (-1,-1)
C (-5,1) jadi C' (-5,-1)
D (-6,3) jadi D'(-6,-3)
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu Y
A (2,3) jadi A' (-2,3)
B (1,1) jadi B' (-1,1)
C (5,1) jadi C' (-5,1)
D (6,3) jadi D'(-6,3)
a) Bentuk bayangan jajargenjang sama seperti bangun aslinya karena
refleksi cuma mengubah posisi titik-titik bangun, bukan mengubah bentuk
bangun.
b) Ukuran bayangan jajargenjang tetap sama dengan bangun jajargenjang
semula karena refleksi tidak mengubah bentuk ukuran bangun.
c) Benar apa yang dikayakan Budi karena refleksi adalah mencerminkan
setiap titik bangun geometro terhadap sebuah garis tertentu dan otomatis
titik-titik bangun tersebut akan berubah posisi.
Contoh 2 – Soal dan Pembahasan Transformasi Geometri Refleksi
Persamaan
garis 3x – y – 11 = 0 karena refleksi terhadap garis y = x, dilanjutkan
oleh transformasi yang bersesuaian dengan matriks A,
adalah …. A. –2x – 7y –11 = 0 B. 2x + 7y – 11 = 0 C. –2x – 7y + 11 = 0 D. 2y – 7x + 11 = 0 E. 2x – 7y + 11 = 0
Pembahasan:
Pertama, cari hasil bayangan dari pencerminan terhadap garis y = x.
Matriks pencerminan terhadap garis y = x adalah:
Berdasarkan
rumus di atas, dapat diperoleh kesimpulan bahwa x’ = y dan y’ = x.
Substitusikan nilai tersebut pada persamaan 3x – y – 11 = 0 sehingga
diperoleh persamaan berikut.
Contoh 3 – Soal dan Pembahasan Transformasi Geometri Rotasi
Hasil pencerminan garis x – 2y – 2 = 0 terhadap sumbu y dan kemudian diputar dengan R[ O(0,0), 90o ] adalah …. A. 2x – y – 4 = 0 B. x – 2y – 4 = 0 C. x – 2y – 2 = 0 D. 2x – y + 2 = 0 E. 2x – y – 4 = 0 \]
Pembahasan:
Hasil transformasi pencerminan terhadap sumbu y adalah:
Sehingga diperoleh x’ = – x dan y’ = y, selanjutnya substitusikan kedua nilai yang diperoleh pada persamaan x – 2y – 2 = 0.
x – 2y – 2 = 0 – x’ – 2y’ – 2 = 0
Transformasi selanjutnya adalah rotasi sebesar 90o yang berpusat di O(0, 0):
Substitusi nilai x’ = y’’ dan y’ = – x’’ pada persamaan –x’ – 2y’ – 2 = 0, akan diperoleh
Jadi, hasil pencerminan garis x – 2y – 2 = 0 terhadap sumbu y dan kemudian diputar dengan R[ O(0,0), 90o ] adalah 2x – y + 2 = 0.
Jawaban: D
Contoh 4 – Soal dan Pembahasan Transformasi Geometri Dilatasi
Dilatasi
yang berpusat di titik (3, 1) dengan faktor skala 3, memetakan titik
(5, b) ke titik (a, 10). Maka nilai a – b adalah …. A. 15 B. 11 C. 5 D. 4 E. 2
Pembahasan:
Dilatasi dengan pusat (3, 1) dengan faktor skala 3 akan menghasilkan matriks transformasi berikut.
Sehingga dapat diperoleh nilai a dan b:
a = 9
3b – 2 = 10 3b = 12 b = 12 : 3 = 4
Jadi, nilai a – b = 9 – 4 = 5
Jawaban: C
Soal 1
Tentukan bayangan segitiga ABC dengan koordinat titik-titik A(2,3), B
(8,3) dan C (8,-2) jika ditranslasikan oleh vektor translasi: T(2,-3).
Perhatikan hasil bayangan segitiga yang kalian peroleh:
a) Bagaimana bentuk segitiga bayangan tersebut jika dibandingkan dengan
segitiga ABC?
b) Apakah luas kedua segitiga tersebut sama? Jelaskan dengan perhitungan
matematika!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (8,3), Titik C (8,-2)
Kemudian semua titik ditranslasikan T(2,-3)
Titik A (2+2), (3-3), A'(4,0)
Titik B (8=2), (3-3), B'(10,0)
Titik C (8+20, (-2,-3), C'(10,-5)
a) Bentuk dan ukuran bayangan segitiga sama persis dengan titik segitiga
semula.
b) Luas kedua segitiga tersebut sama besar karena panjang sisi-sisinya
juga sama besar.
Perhitungan Matematikanya Luas segitiga = Luas bayangan yaitu L =
1/2.a.t
Soal 2
Budi menggambar bangun jajargenjang dengan koordinat titik-titik A(2,3),
B(1,1), C(5,1), D(6,3). Kemudian ia refleksikan bangun tersebut
terhadap sumbu-Y dan dilanjutkan terhadap sumbu-X.
a) Apakah bayangan jajargenjang hasil refleksi akan membentuk bangun
yang berbeda? Jelaskan jawabanmu!
b) Apakah ukuran bayangan jajargenjang hasil refleksi lebih besar
dibandingkan dengan bangun jajargenjang mula-mula? Jelaskan jawabanmu!
c) Budi menyatakan bahwa ketika dilakukan refleksi terhadap suatu
bangun, maka pada bayangannya, semua posisi titik sudut bangun tersebut
akan berubah. Apakah kalian setuju dengan pernyataan Budi tersebut?
Jelaskan jawabanmu!
Jawaban:
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu x
A (2,3) jadi A' (-2,-3)
B (-1,1) jadi B' (-1,-1)
C (-5,1) jadi C' (-5,-1)
D (-6,3) jadi D'(-6,-3)
Titik A (2,3), Titik B (1,1), Titik C (5,1), Titik D (6,3) direflesikan
terhadap sumbu Y
A (2,3) jadi A' (-2,3)
B (1,1) jadi B' (-1,1)
C (5,1) jadi C' (-5,1)
D (6,3) jadi D'(-6,3)
a) Bentuk bayangan jajargenjang sama seperti bangun aslinya karena
refleksi cuma mengubah posisi titik-titik bangun, bukan mengubah bentuk
bangun.
b) Ukuran bayangan jajargenjang tetap sama dengan bangun jajargenjang
semula karena refleksi tidak mengubah bentuk ukuran bangun.
c) Benar apa yang dikayakan Budi karena refleksi adalah mencerminkan
setiap titik bangun geometro terhadap sebuah garis tertentu dan otomatis
titik-titik bangun tersebut akan berubah posisi.
SOAL REMEDIAL PAT Perbandingan trigonometri contoh 1 Diketahui segitiga PQR dengan P(0, 1, 4), Q(2, -3, 2), dan R (-1, 0, 2). Besar sudut PQR adalah …. Mencari panjang RQ: Mencari panjang RP: Mencari besar sudut R: Jadi, besar sudut R adalah 90 o . contoh 2 Perhatikan ilustrasi berikut. Mencari nilai t: Mencari nilai x: Kalikan dengan akar sekawan: Jadi, tinggi tiang bendera (t) adalah Jawaban: B contoh 3 Tentukan nilai dari : sin (-30°) cos (-1...
AQILLAH ANGELINA W . Bayangan garis y = 2x + 2 yang dicerminkan terhadap garis y= x adalah. . . Jawaban : C Pembahasan : 2. Persamaan bayangan kurva y = x² – 2x – 3 oleh rotasi [0, 180°], kemudian dilanjutkan oleh pencerminan terhadap garis y = -x adalah …. A. y = x² – 2x – 3 B. y = x² – 2x + 3 C. y = x² + 2x + 3 D. x = y² – 2y – 3 E. x = y² + 2y + 3 Jawaban : D Pembahasan : Rotasi sudut-sudut yang lain dapat dihitung sendiri menggunakan kaidah trigonometri. pencerminan terhadap garis y = -x 3. Persamaan bayangan dari lingkaran x² +y² +4x – 6y – 3 = 0 oleh transformasi yang berkaitan dengan matriks adalah…. A. x² + y² – 6x – 4y- 3 = 0 B. X² + y² – 6x + 4y- 3 = 0 C. x² + y² + 6x – 4y- 3 = 0 D. x² + y² – 4x + 6y- 3 = 0 E. x² + y² + 4x – 6y+ 3 = 0 Jawaban : A Pembahasan : 4. T 1 dan T 2 adalah transformasi yang masing-masing bersesuaian dengan Ditentukan T = T 1 o T 2 , maka transformasi T b...
PERTUMBUHAN, BUNGA TUNGGAL, BUNGA MAJEMUK, BUNGA ANUITAS, PELURUH DAN BEBERAPA CONTOH SOAL Pertumbuhan Pertumbuhan merupakan kenaikan atau pertambahan nilai suatu besaran terhadap besaran sebelumnya yang mengikuti pola aritmatika (linier) atau geometri (eksponensial). Contoh pertumbuhan yaitu perkembangbiakan amoeba dan pertumbuhan penduduk. Rumus pertumbuhan linear: Rumus pertumbuhan eksponensial: Dimana: nilai besaran setelah periode nilai besaran di awal periode tingkat pertumbuhan banyaknya periode pertumbuhan Bunga Bunga (suku bunga) atau bank interest adalah pertambahan jumlah modal yang diberikan oleh bank untuk para nasabahnya dengan dihitung dari presentase modal uang nasabah dan lamanya menabung. Bunga juga bisa diberikan oleh pemberi pinjaman kepada pinjaman. Bunga ada dua jenis yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk. Berikut ini perbedaannya : Bunga Tunggal Bunga tunggal adalah bunga yang...
Komentar
Posting Komentar