3. Diberikan sebuah fungsi ordo 2 seperti di bawah ini
Tentukan nilai f(0) + 3f’(1)
Pembahasan
Untuk mengerjakan soal ini, kita dapat memasukkan nilai 0 ke dalam fungsi tersebut.
Setelah Anda, mendapatkan nilai f(0). Kita dapat mengerjakan turunan fungsi hasil bagi menggunakan salah sifat turunan.
Untuk menggunakan rumus tersebut, kita dapat menggunakan pemisalan dan turunannya seperti di bawah ini.
U = x2 + 3 ; U’ = 2x
V = 2x + 1 ; V’ = 2
Kemudian,
kita bisa memasukkan pemisalan tersebut ke dalam rumus turunan yang
sebelumnya serta kita dapat secara langsung memasukkan f’x(1).
Maka, hasil f(0) + 3f’(1) = 3 + 3(0) = 3
4. Tentukan hasil turunan f(x) = (x2 + 2x + 3)(3x + 2)
Pembahasan
Sama
seperti soal sebelumnya, Untuk mengerjakan soal turunan dalam bentuk
perkalian, kita dapat menggunakan rumus sifat turunan serta menggunakan
pemisalan dalam fungsi tersebut seperti di bawah ini.
F’(x) = u’v + uv’
U = x2 + 2x + 3 ; U’ = 2x + 3
V = 3x + 2 ; V’ = 3
F’(x) = u’v + uv’
F’(x) = (2x+3)(3x + 2) + (x2 + 2x + 3)(3)
F’(x) = 6x2 + 13x + 6 + 3x2 + 6x + 9
F’(x) = 9x2 + 19x + 15
Sehingga bentuk akhir F’(x) adalah 9x2 + 19x + 15
5. Jika terdapat f(x) = (2x-1)2(x+2). Berapakah nilai f’x(2)
Pembahasan
Untuk
mengerjakan soal ini, kita bisa menggunakan sifat turunan fungsi f’(x) =
u’v + v’u untuk mendapatkan hasil akhir. Sehingga kita dapat melakukan
pemisalan kembali.
F’(x) = u’v + uv’
U= (2x-1)2 = 4x2 – 4x + 1 ; U’ = 8x – 4
V = x + 2 ; V’ = 1
F’(x) = u’v + uv’
F’(x) = (8x – 4)(x + 2) + (4x2 – 4x + 1)(1) ; kita dapat memasukkan nilai 2 seperti di soal
6. Tentukan sebuah garis singgung pada kurva y= -2x2 + 6x + 7 yang tegak lurus dengan garis x – 2y +13 = 0
Pembahasan
Disebutkan
di dalam soal bahwa terdapat 2 garis yang saling tegak lurus, sehingga
kita dapat mengasumsikan bahwa kedua garis memiliki kemiringan tertentu.
Kita dapat menentukan nilai m1 dan m2 dari kedua garis.
m1 merupakan slope dari garis y= -2x2 + 6x + 7. Untuk mencari nilai m1, dapat dilakukan dengan cara menurunkan fungsi y= -2x2 + 6x + 7.
m1 = y’(x) = -4x + 6
m2 merupakan slope dari x – 2y +13. Untuk mencari nilai m2, kita harus mengubah fungsi tersebut menjadi fungsi y.
x – 2y +13 = 0
x + 13 = 2y
y = 0,5x + 6.5
m2 = y’(x) = 0,5
Dikarenakan kedua garis saling tegak lurus, maka nilai m1 x m2 = -1.
m1 x m2 = -1
(-4x + 6)0,5 = -1
-2x + 3 = -1
-2x = -4
X = 2
Kita masukkan ke dalam persamaan m1 sehingga di dapatkan nilai m1 = -2. Setelah menemukan nilai x, kita masukkan nilai tersebut ke fungsi y sehingga di dapatkan nilai y = 11.
Untuk membuat sebuah garis singgung, rumus yang digunakan adalah (y-y1) = m1(x – x1).
(y – 11) = -2 (x – 2)
Y – 11 = -2x +4
Y = -2x + 15
Garis singgung adalah y+2x-15 = 0
7. Terdapat sebuah box tanpa tutup dengan alas berbentuk persegi memiliki luas sebesar 512 cm2. Berapakah panjang rusuk agar volumenya memiliki nilai maksimum
Pembahasan
Pada
soal tersebut, dijelaskan bahwa box tidak memiliki tutup. Sehingga, box
tersebut terdiri dari 4 sisi dan 1 alas. Anggap sisi alas adalah s dan
tinggi sisi adalah t. Kita dapat menuliskan persamaan box seperti di
bawah ini.
512 = luas alas + 4 sisi box
512 = s.s + 4.s.t 512 = s2 + 4st 512 – s2 = 4st
Setelah mendapatkan t, kita bisa mencari volume dari box tersebut
V = s3 = s2 . t
Untuk mendapatkan volume maksimum, kita dapat menurunkan persamaan volume di atas
V’(s) = 0
S2 = 170,67 cm2
S = 13,07 cm
Sehingga, panjang s yang dibutuhkan agar volumenya maksimum adalah 13,07 cm.
Soal Nomor 1 Apabila f(x)=x2−1x+1, maka f′(x)=⋯⋅ A. x−x−2 B. x+x−2 C. 2x+x−2+1 D. 2x−x−2+1 E. 2x+x−2
Pembahasan
Gunakan aturan turunan dasar. f(x)=x2−1x+1=x2−x−1+1f′(x)=2x2−1−(−1)x−1−1+0=2x+x−2
Jadi, hasil dari f′(x)=2x+x−2
(Jawaban E)
[collapse]
Soal Nomor 2 Jika g(x)=1x+x3−√2x
, maka g′(x)=⋯⋅ A. −1x2+3x2−1√2x B. −x3+3x2+12√2x C. 1x2+x2−2 D. 1x2+3x2−2 E. 1x2+3x2+12√2x
Pembahasan
Gunakan aturan turunan dasar. g(x)=1x+x3−√2x=x−1+x3−√2x1/2g′(x)=−1x−1−1+3x3−1−√2⋅12x1/2−1=−x−2+3x2−12√2x−1/2=−1x2+3x2−√22√x=−1x2+3x2−1√2x∗
Catatan: ∗√22=1√2 Jadi, hasil dari g′(x)=−1x2+3x2−1√2x
(Jawaban A)
[collapse]
Soal Nomor 3 Jika R(t)=t√t+1t√t
, maka dR(t)dt sama dengan ⋯⋅ A. 32√t+32√t B. 32√t−32√t C. 32√t−32t2√t D. 23√t−1t2√t E. 32√t+1t2√t
Pembahasan
Diketahui R(t)=t√t+1t√t=t⋅t1/2+1t⋅t1/2=t3/2+t−3/2
Dengan menggunakan aturan dasar turunan, diperoleh dR(t)dt=32t3/2−1−32t−3/2−1=32t1/2−32t−5/2=32√t−32t2√t Jadi, hasil dari dR(t)dt=32√t−32t2√t
(Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 4 Turunan pertama dari f(x)=4x−3−6x
adalah f′(x). Nilai dari f′(1) adalah ⋯⋅ A. −5 C. 4 E. 10 B. 2 D. 5
Pembahasan
Gunakan aturan turunan dasar untuk mencari turunan pertama dari fungsi f(x)
. f(x)=4x−3−6x=4(x−3u)−1−6x−1f′(x)=4(−1)(x−3)−2⋅1u′−6(−1)x−2=−4(x−3)2+6x2Substitusi x=1 dan kita akan peroleh f′(1)=−4((1)−3)2+6(1)2=−44+61=−1+6=5 Jadi, nilai dari f′(1)=5
(Jawaban D)
[collapse]
Soal Nomor 5 Turunan pertama dari H(x)=x2/3(4x−5)
adalah ⋯⋅ A. 203√x23+1033√x B. 203√x23−1033√x C. 103√x3−2033√x D. −203√x23−1033√x E. 4x−533√x−43√x
Pembahasan
Diketahui H(x)=x2/3(4x−5)=4x2/3⋅x−5x2/3=4x5/3−5x2/3
Dengan menggunakan aturan dasar turunan, diperoleh H′(x)=4⋅53⋅x5/3−1−5⋅23⋅x2/3−1=203x2/3−103x−1/3=203√x23−1033√x Jadi, turunan pertama dari H(x) adalah 203√x23−1033√x
(Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 6 Diberikan f(r)=2r32−2r12
. Nilai f′(1) sama dengan ⋯⋅ A. 0 C. 2 E. 5 B. 1 D. 4
Pembahasan
Diketahui f(r)=2r32−2r12
. Dengan menggunakan aturan turunan dasar, turunan pertama fungsi f(r) adalah f′(r)=2⋅32r32−1−2⋅12r12−1=3r12−r−12=3√r−1r Untuk r=1, didapat f′(1)=3√1−11=3−1=2
(Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 7 Diketahui y=13x3−32x2+2x−6
. Nilai x yang membuat y′=0 adalah ⋯⋅ A. −1 atau 1 D. 1 atau 2 B. −1 atau 0 E. 1 atau 3 C. 0 atau 2
Pembahasan
Diketahui y=13x3−32x2+2x−6
. Turunan pertama dari y adalah y′=13(3)x2−32(2)x+2−0=x2−3x+2 Misalkan y′=0, maka kita peroleh x2−3x+2=0(x−2)(x−1)=0x=2ataux=1 Jadi, nilai x yang membuat y′=0 adalah 1 atau 2
. (Jawaban D)
[collapse]
Soal Nomor 8
Jika f(m)=4+4√m3+33√m2
, maka nilai f′(1)=⋯⋅ A. 114 C. 74 E. 14 B. 94 D. 54
Pembahasan
Diketahui f(m)=4+4√m3+33√m2=4+m3/4+3m2/3
Turunan pertama dari f(m) adalah f′(m)=0+34m3/4−1+3⋅23m2/3−1=34m−1/4+2m−1/3=344√m+23√m Untuk m=1, diperoleh f′(1)=344√1+23√1=34+2=114 Jadi, nilai dari f′(1)=114
(Jawaban A)
[collapse]
Soal Nomor 9 Jika turunan pertama dari y=(x2+1)(x3−1)
adalah y′=ax4+bx2+cx dengan a,b,c∈Z, maka nilai dari abc=⋯⋅ A. −60 C. 0 E. 60 B. −30 D. 30
Pembahasan
Diketahui y=(x2+1)(x3−1)=x5−x2+x3−1
Dengan menggunakan aturan dasar turunan, diperoleh y′=5x5−1−2x2−1+3x3−1−0=5x4−2x+3x2=5x4+3x2−2x Karena itu, kita peroleh a=5, b=3, dan c=−2. Catatan: Z menyatakan simbol untuk himpunan bilangan bulat. Jadi, abc=5(3)(−2)=−30
(Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 10 Turunan pertama dari f(x)=x2(3x−1)3
adalah ⋯⋅ A. x(15x+2)(3x−1)2 B. x(15x−2)(3x−1)2 C. x(9x+2)(3x−1)2 D. x(18x+2)(3x−1)2 E. x(18x−2)(3x−1)2
Pembahasan
Diketahui f(x)=x2(3x−1)3
. Gunakan aturan turunan dasar (terutama aturan hasil kali) dan aturan rantai. Misalkan u=x2⟹u′=2xv=(3x−1p)3⟹v′=3(3x−1)2(3p′)=9(3x−1)2Dengan aturan hasil kali dalam turunan, kita peroleh f′(x)=u′v+uv′=(2x)(3x−1)3+(x2)(9(3x−1)2)=(3x−1)2(2x(3x−1)+9x2)=(3x−1)2(6x2−2x+9x2)=(3x−1)2(15x2−2x)=x(15x−2)(3x−1)2 Jadi, turunan pertama dari f(x) adalah x(15x−2)(3x−1)2
(Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 11 Jika y=x√2x2+3
, maka dydx=⋯⋅ A. (4x2−3)(2x2+3)−1/2 B. (4x2+3)(2x2+3)−1/2 C. 2x(2x2+3)(2x2+3)−1/2 D. x(2x+3)(2x2+3)−1/2 E. (2x2+3)1/2
Pembahasan
Diketahui y=x√2x2+3=√x2(2x2+3)=√2x4+3x2=(2x4+3x2u)1/2
Dengan menggunakan aturan rantai, diperoleh turunan pertama y, yaitu dydx=12(2x4+3x2)−1/2⋅(8x3+6xu′)=12(2(4x3+3x))(2x4+3x2)−1/2=(4x3+3x)(2x4+3x2)−1/2=x(4x2+3)⋅1x(2x2+3)−1/2=(4x2+3)(2x2+3)−1/2 Jadi, hasil dari dydx=(4x2+3)(2x2+3)−1/2
(Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 12 Jika f(x)=√x+2x−1
dengan x≠1, maka f′(x)=⋯⋅ A. 6x−6√(2x−1)3 B. −32(x−1)3/2√x+2 C. 2x√1−x2−x(x2+3)√1−x2 D. −94√(3x+2)3 E. 3x2−42√x3−4x
Pembahasan
Diketahui f(x)=
⎷x+2x−1p
. Pertama, kita akan mencari turunan dari p terlebih dahulu menggunakan aturan hasil bagi. Misalkan: u=x+2⟹u′=1 v=x−1⟹v′=1 Turunan dari p adalah p′=u′v−uv′v2=1(x−1)−(x+2)(1)(x−1)2=x−1−x−2(x−1)2=−3(x−1)2 Sekarang, akan dicari turunan f(x) menggunakan aturan rantai. f(x)=⎛⎜
⎜
⎜⎝x+2x−1p⎞⎟
⎟
⎟⎠1/2⟹f′(x)=12(x+2x−1)−1/2⋅−3(x−1)2p′=12⋅√x−1x+2⋅−3(x−1)2=−32(x−1)3/2√x+2Jadi, f′(x)=−32(x−1)3/2√x+2
(Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 13 Diketahui f(x)=|x|
. Jika turunan pertamanya adalah f′(x), maka nilai dari f′(999)=⋯⋅ A. 0 C. 1999 E. 999 B. 1 D. 2
Pembahasan
Diketahui y=f(x)=|x|
. Akan dicari turunan dari y. y=|x|Kuadratkankedua ruasy2=x22ydydx=2xdydx=xy=x|x|. Untuk x=999, diperoleh f′(999)=999|999|=1
(Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 14 Turunan pertama dari y=(2x+1)5(x+1)
ditulis sebagai dydx. Jika dydx=(ax+b)4(cx+d) dengan a,b,c,d bilangan bulat positif, maka nilai dari a+b+c+d=⋯⋅ A. 20 C. 26 E. 29 B. 24 D. 27
Pembahasan
Diketahui y=(2x+1)5(x+1)
. Gunakan aturan turunan dasar (terutama aturan hasil kali) dan aturan rantai. u=(2x+1p)5⟹u′=5(2x+1)4(2p′)=10(2x+1)4v=x+1⟹v′=1Dengan aturan hasil kali dalam turunan, kita peroleh y′=u′v+uv′=10(2x+1)4(x+1)+(2x+1)5(1)=(2x+1)4(10(x+1)+(2x+1))=(2x+1)4(10x+10+2x+1)=(2x+1)4(12x+11) Karena diketahui y′=dydx=(ax+b)4(cx+d), maka kita dapatkan a=2, b=1, c=12, dan d=11, sehingga a+b+c+d=2+1+12+11=26
(Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 15 Turunan pertama dari invers fungsi f(x)=x−12
adalah df−1(x)dx=⋯⋅ A. −2 C. −12 E. 2 B. −1 D. 12
Pembahasan
Diketahui f(x)=x−12
. Pertama, akan dicari invers fungsi f(x) terlebih dahulu. Misalkan f(x)=y. y=x−122y=x−12y+1=x2y+1=f−1(y)2x+1=f−1(x) Jadi, invers fungsi f(x) adalah f−1(x)=2x+1. Turunan pertamanya dapat dicari dengan menggunakan aturan dasar turunan, yaitu df−1(x)dx=2 (Jawaban E)
SOAL REMEDIAL PAT Perbandingan trigonometri contoh 1 Diketahui segitiga PQR dengan P(0, 1, 4), Q(2, -3, 2), dan R (-1, 0, 2). Besar sudut PQR adalah …. Mencari panjang RQ: Mencari panjang RP: Mencari besar sudut R: Jadi, besar sudut R adalah 90 o . contoh 2 Perhatikan ilustrasi berikut. Mencari nilai t: Mencari nilai x: Kalikan dengan akar sekawan: Jadi, tinggi tiang bendera (t) adalah Jawaban: B contoh 3 Tentukan nilai dari : sin (-30°) cos (-1...
AQILLAH ANGELINA W . Bayangan garis y = 2x + 2 yang dicerminkan terhadap garis y= x adalah. . . Jawaban : C Pembahasan : 2. Persamaan bayangan kurva y = x² – 2x – 3 oleh rotasi [0, 180°], kemudian dilanjutkan oleh pencerminan terhadap garis y = -x adalah …. A. y = x² – 2x – 3 B. y = x² – 2x + 3 C. y = x² + 2x + 3 D. x = y² – 2y – 3 E. x = y² + 2y + 3 Jawaban : D Pembahasan : Rotasi sudut-sudut yang lain dapat dihitung sendiri menggunakan kaidah trigonometri. pencerminan terhadap garis y = -x 3. Persamaan bayangan dari lingkaran x² +y² +4x – 6y – 3 = 0 oleh transformasi yang berkaitan dengan matriks adalah…. A. x² + y² – 6x – 4y- 3 = 0 B. X² + y² – 6x + 4y- 3 = 0 C. x² + y² + 6x – 4y- 3 = 0 D. x² + y² – 4x + 6y- 3 = 0 E. x² + y² + 4x – 6y+ 3 = 0 Jawaban : A Pembahasan : 4. T 1 dan T 2 adalah transformasi yang masing-masing bersesuaian dengan Ditentukan T = T 1 o T 2 , maka transformasi T b...
PERTUMBUHAN, BUNGA TUNGGAL, BUNGA MAJEMUK, BUNGA ANUITAS, PELURUH DAN BEBERAPA CONTOH SOAL Pertumbuhan Pertumbuhan merupakan kenaikan atau pertambahan nilai suatu besaran terhadap besaran sebelumnya yang mengikuti pola aritmatika (linier) atau geometri (eksponensial). Contoh pertumbuhan yaitu perkembangbiakan amoeba dan pertumbuhan penduduk. Rumus pertumbuhan linear: Rumus pertumbuhan eksponensial: Dimana: nilai besaran setelah periode nilai besaran di awal periode tingkat pertumbuhan banyaknya periode pertumbuhan Bunga Bunga (suku bunga) atau bank interest adalah pertambahan jumlah modal yang diberikan oleh bank untuk para nasabahnya dengan dihitung dari presentase modal uang nasabah dan lamanya menabung. Bunga juga bisa diberikan oleh pemberi pinjaman kepada pinjaman. Bunga ada dua jenis yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk. Berikut ini perbedaannya : Bunga Tunggal Bunga tunggal adalah bunga yang...
Komentar
Posting Komentar